 |
| Surat Al-Ahqaf: 15 |
رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي ۖ إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
"Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau, yang telah Engkau berikan kepadaku, dan kepada ibu bapakku, dan supaya aku dapat berbuat amal saleh yang Engkau ridhai. Berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau, dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri."
Untaian kalimat di atas adalah penggalan dari surat Al-Ahqaf ayat 15 yang menerangkan bahwa anak hendaknya selalu mendo'akan ibu bapaknya, sebab do'a anak yang sampai akan melapangkan keduanya. Demikianlah ajaran Islam untuk berbakti kepada ibu bapak, selama mereka masih hidup atau sesudah mereka meninggal.
Mensyukuri nikmat berarti dapat merealisasikan segala nikmat kepada hal yang diridhai oleh Allah, yang memberikan nikmat melalui lisan, hati atau perbuatan. Nikmat Allah itu tiada terbilang besarnya, bahkan bila menuliskan nikmat Allah yang diberikan kepada hambanya, tak akan cukuplah air di lautan untuk dijadikan tinta.
Pada ayat di atas, yang dimaksudkan nikmat ialah nikmat iman dan nikmat Islam. Diturunkan berkaitan dengan diri Abu Bakar Ash-Shiddiq, ketika orang tuanya masuk Islam di hadapannya. Ia menganggap bahwa hal itu adalah sebagai suatu nikmat yang besar. Kemudian ia membacakan do'a tersebut.
Allah mengabulkan do'a dan meridhainya, dan Allah berikan kemudahan baginya dalam mengerjakan ibadah, dan membantu perjuangan Rasulullah SAW. Ibnu Abbas berkata,
"Tidak ada anak-anak Abu Bakar, laki-laki dan perempuan melainkan semuanya beriman."
Kumpulan do'a lainnya:
Komentar
Posting Komentar